Resist The Usual

Review Film My Stupid Boss

1:43:00 PM Posted by Prast , , , No comments
Review Film My Stupid Boss - Melihat transformasi Reza Rahardian menjadi bos rese, nyaris botak dan jelek dari trailernya saja sebenarnya sudah lebih dari cukup membangkitkan minat untuk menonton karya terbaru dari Upi, sutradara yang pernah membesut film-film seperti Radit & Jani, Realita Cinta dan Rock’n Roll serta Belenggu. Menariknya lagi, Reza kembali dipasangkan dengan Bunga Citra Lestari, tandemnya di Habibie & Ainun yang bombastis itu.
Harus diakui penampilan nyentrik Reza sebagai Bossman memang tidak ada duanya di sini, sama seperti premisnya itu sendiri yang juga unik dan menyegarkan, belum saya menyebutkan kedekatan ceritanya dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang tersiksa di pekerjaannya karena punya bos menyebalkan, Tetapi percayalah, sebrengsek-brengseknya bos kalian, kamu pasti belum pernah mengenal Bossman. Ibaratnya, dia itu seperti dewanya para bos brengsek, ia memborong semua kriteria terburuk yang pernah kamu temukan di atasan-atasan menyebalkan dari sifat yang luar biasa pelit, tidak peduli dengan bawahan, semaunya sendiri dan asal berbicara tanpa mikir serta tindakan-tindakan absurd yang akan membuatmu geleng-geleng kepala,  lihat saja bagaimana Diana (Bunga Citra Lestari) langsung menyesali keputusannya beberapa detik ketika ia diterima kerja di perusahaan teman dekat suaminya (Alex Abbad) itu. Ya, nasi sudah menjadi bubur, Diana kini tidak bisa mundur karena benturan kontrak kerja, ia terjebak bersama karyawan-karyawan lain yang terlebih dahulu sudah kenyang dizolimi habis-habisan oleh sang bos.

Ya, saya tidak bisa membohongi diri sendiri untuk mengatakan bahwa ini adalah sajian komedi yang menyenangkan meski sebenarnya dengan mudah melihat bahwa ini jauh dari sempurna, teruma naskah yang juga digarap oleh Upi yang tidak terlalu solid bersama penyelesaian konflik yang terbilang payah dan maksa, tetapi ini adalah gelaran komedi yang selalu bisa dimaklumi selama ia bisa menjalankan tugas utama, yakni membuatmu terbahak atau paling tidak tersenyum-senyum geli lah dengan cara yang tidak murahan, dan kamu akan menjadi orang yang sama menyebalkannya dengan Bossman ketika terlalu meributkan hal-hal yang kurang penting di genre ini, toh, Upi sudah terbilang melakukan pekerjaan yang sangat bagus guna menambal kekurangan di narasinya dengan penyutradaraan gemilang yang dibalut presentasi apik dan tata artistik menawan serta visual kaya warna dari Muhammad Firdaus.

Seperti yang saya katakan di atas, My Stupid Boss berhasil menunaikan tugasnya dengan baik dalam usaha memberikan penontonnya sebuah pertunjukan penuh tawa. Memang tidak semua guyonannya kena, beberapa meleset namun porsi kegagalan memancing tawa atau setidaknya senyuman jauh lebih sedikit ketimbang keberhasilannya. Mau tahu yang 100% kena? Ya, kamu jelas tidak bisa menyangkal bahwa My Stupid Boss digerakkan oleh kemampuan akting fantastis Reza Rahardian yang entah bagaimana selalu berhasil menembus batasan yang mungkin membuat aktor lain sudah menyerah duluan. Susah membayangkan jika karakter Bossman yang setengah gila itu dimainkan aktor lain selain Reza.  Bossman adalah karakter yang spesial, dan hanya aktor spesial macam Reza yang mampu menghadirkan sisi paling menyebalkan dalam diri seseorang sama hebatnya dengan sisi baiknya lengkap dengan segala improvisasinya

yang luar biasa. Tetapi bukan berarti cast lain bermain buruk, tidak sama sekali. BCL juga tampil keren di balik potongan rambut bob-nya dan kostum yang membuatnya tampak lebih mudah dan imut, Memang susah menandingi keperkasaan Reza yang terlalu kuat di sini, tetapi BCL yang pernah punya pengalaman bermain bersama Reza sebelumnya setidaknya mampu melakukan “jual beli” akting yang mumpuni.

Rating
7,5/10

Sumber:

0 comments:

Post a Comment